Thursday, July 27, 2017

Ikrimah (Wafat 105 H)


Nama sebenarnya adalah Abu Abdullah Ikrimah Maulana Ibnu Abbas seorang tabi’in yang meriwayatkan hadits hadits ibnu Abbas.

Ikrimah berasal dari Barbari dari penduduk Maghribi, Ibnu Abbas memilikinya sejak ia menjadi Gubernor Bashrah dalam kekhalifahan Ali bin Abi Thalib.

Ibnu Abbas mengajarkan al Qur’an dan Sunnah kepada Ikrimah dengan sebaik baiknya, Ikhrimah sendiri pernah mengatakan, bahwa Ibnu Abbas tetap memberikan pelajaran kepadanya, Ikrimah terus menerus menerima ilmu dari Ibnu abbas, sehingga ia memperoleh keahlian dalam berfatwa dan diizinkannya berfatwa.

Nasab Baginda Nabi Muhammad ﷺ Sampai Nabi Adam 'Alaihis salam


Rasulullah ﷺ sebagai manusia terbaik, sebagi nabi dan rasul terbaik itu semuanya apa yang beliau lakukan, apa yang beliau miliki, memiliki arti yang dalam bagi kita hari ini. Itulah kenapa nabi menjadi uswatun hasanah (teladan yang baik). Termasuk masalah nasab. Kalau masalah nasab bisa jadi kita berkata bahwa masalah lahir keturunan siapa bukanlah pilihan kita. Tapi ada sisi yang secara nasab bisa menjadi pelajaran besar bagi kita.

Apa hikmah dibalik kita belajar nasab Rasulullah ﷺ?

1. Nasab Rasulullah ﷺ tercatat lengkap dalam sejarah 15 abad lalu. Padahal jaman dahulu jangankan catat mencatat, bahkan buta huruf adalah hal yang lazim. Tapi nasab rasul tercatat lengkap dalam sejarah. Ini menunjukkan betapa pentingnya perhatian kita terhadap nasab. Kalau anak-anak kecil di Arab ditanya siapa namanya, maka dia akan menyebutkan beberapa nama. Misalnya namanya, Muhammad Ahmad Ibrahim Al Hardi. Itu bukan satu nama, melainkan 3 nama, 3 orang. Muhammad (namanya), Ahmad (nama bapaknya), Ibrahim (nama kakeknya), dan Al Hardi adalah nama keluarga besarnya, sukunya. Di situ baru bisa dilacak.

Sunday, May 14, 2017

Leluhur Nabi Muhammad ﷺ Yang Wajib Kita Ketahui


Salah satu bentuk kecintaan seseorang pada sesuatu atau pada orang lain maka dia akan berusaha mengetahui segala sesuatu yang berhubungan dengan barang atau orang tersebut. Begitu juga kecintaan kita terhadap Baginda Sayyidul ‘alam Rasulullah Muhammad ﷺ, kita perlu mengetahui garis keturunan atau leluhur Rasulullah ﷺ, agar semakin bertambah rasa mahabbah kita kepada beliau.

Berikut leluhur Nabi ﷺ sampai pada kakek yang ke-dua puluh :

Monday, May 1, 2017

Ṣalla l-Lāhu ‘alā Ṭāhā

Sami Yusuf - Ṣalla l-Lāhu ‘alā Ṭāhā

“Ṣalla l-Lāhu ‘alā Ṭāhā” was written by the Sudanese/Egyptian Shaykh Salih al-Ja’fari (d. 1979) who taught and lived at the famous al-Azhar University in Cairo and was also the Imam of the al-Azhar mosque. He was a Sufi shaykh in the lineage of Ahmad ibn Idris of Fez (d. 1837) and a prolific author of works on the Qur’an, Hadith, Islamic law and Sufism. He also wrote a celebrated collection of poetry, from which this song is taken. The end section incorporates the blessed names of the Prophet (pbuh) taken from the Diwan of the famous Moroccan Sufi saint Imam Mohammed Al-Jazuli’s (d. 1465), Dala’il al-Khayrat. 

Sunday, April 30, 2017

Dalil-dalil Keutamaan Malam Nisfu Sya’ban


Setiap malam nishfu Sya’ban, kaum Muslimin di Indonesia meramaikannya dengan beragam tradisi, seperti selamatan bersama, yang disebut dengan istilah ruwahan, menunaikan shalat sunnah baik secara berjamaah maupun sendirian, membaca surat Yasin dan diakhiri dengan doa. Adakah hadits shahih yang dapat dijadikan hujjah dalam menghidupkan malam Nishfu Sya’ban dengan aneka ragam amal shaleh? Mengingat kaum Salafi-Wahabi membid’ahkan menghidupkan malam Nishfu Sya’ban dengan aneka ragam ibadah.

Sunday, April 9, 2017

Terkait Maulid, Wahabi VS Ibnu Taimiyah


Masalah Maulid

Maulid yang dimaksud di sini adalah acara yang biasa digelar untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad ﷺ. Acara ini umum dilakukan oleh umat muslim di seluruh dunia dengan tata-cara yang berlainan satu sama lain. Dalam ajaran Wahabi maulid haram hukumnya bagaimanapun bentuk dan tujuannya. Salah satu rujukan sekte Wahabi, Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz berfatwa :

لا يجوز الاحتفال بمولد الرسول صلى الله عليه وسلم ، ولا غيره ؛ لأن ذلك من البدع المحدثة في الدين ؛ لأن الرسول صلى الله عليه وسلم لم يفعله ، ولا خلفاؤه الراشدون ، ولا غيرهم من الصحابة ـ رضوان الله على الجميع ـ ولا التابعون لهم بإحسان في القرون المفضلة ، وهم أعلم الناس بالسنة ، وأكمل حباً لرسول الله صلى الله عليه وسلم ومتابعة لشرعه ممن بعدهم .

"Tidak boleh merayakan maulid Rasul -Shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wasallam- dan tidak pula maulid (ulang tahun) selainnya, karena hal itu adalah termasuk di antara bid’ah-bid’ah yang dimunculkan dalam agama. Rasul -Shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wasallam- tidak pernah mengerjakannya, tidak pula para khalifah beliau yang mendapatkan petunjuk, tidak pula selain mereka dari kalangan para sahabat -ridhwanullahi ‘alaihim-, dan tidak pula orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik pada zaman-zaman keutamaan. Padahal mereka adalah manusia yang paling mengetahui tentang sunnah, lebih sempurna kecintaannya kepada Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wasallam-, dan lebih mengikuti syari’at beliau dibandingkan orang-orang setelah mereka."
[At-Tahdzir minal Bida’, hal. 7-8]

Saturday, April 8, 2017

Mengapa Kita Harus Bermadzhab

Kajian Islam Bersama Habib Novel Alaydrus, Pengasuh Majelis Ilmu dan Dzikir Ar-Raudhah SOLO, Jawa Tengah

Berdosakah Kita Bila Tidak Mengamalkan Hadits Shahih?

Pertanyaan : Assalamu ‘alaikum wr. wb. Bila ada hadits yang shahih dan telah disepakati keshahihannya oleh para ulama ahli hadits,...